Cara membuat
- Tumbuk serai, lengkuas, kunyit, bawang putih, dan bawang merah cincang jadi pasta kasar. Gabungkan dengan saus ikan, saus tiram, gula aren, lada Kampot remuk, dan minyak.
- Masukkan lembar sapi. Pijat seksama. Marinasi minimal 4 jam, lebih baik semalaman.
- Tusukkan sapi marinasi ke tusukan bambu yang sudah direndam; tata rapat-rapat.
- Nyalakan panggangan arang. Ketika bara merah menyala tanpa nyala, tata tusukan melintang.
- Panggang 2 menit per sisi sambil diolesi sisa marinasi. Sapi harus gosong di beberapa titik dan eksterior karamel pekat. Jangan terlalu matangkan; lembar tipis cepat kering.
- Tumpuk tusukan di piring. Sajikan dengan ketan kukus (dibentuk bola kecil), sayuran acar, dan saus celup tuk trey. Cara makan: geser daging dari tusukan, celup ke tuk trey, dan bergantian dengan suapan ketan.
Catatan budaya
Sach ko angke adalah hidangan panggangan jalanan Kamboja; dijual dari gerobak arang di pasar malam Phnom Penh, Siem Reap, dan Battambang. Hidangan ini pada dasarnya sama dengan tusukan sapi sai krok Lao atau Thailand, dengan tanda khas Khmer di pasta kreung pada marinasinya. Lada Kampot adalah bahan mewah regional; lada hijau dari provinsi Kampot punya nada citrus-pinus yang kompleks. Ketan adalah pasangan standar, dibentuk bola kecil dengan jari dan dicelup berdampingan dengan daging ke tuk trey.