Cara membuat
- Letakkan semua bahan dalam tumpukan terpisah di mangkuk lebar: bihun di tengah, dikelilingi gundukan pepaya, wortel, tauge, kentang, kacang kuning belah goreng, kacang tanah, wijen, bawang putih goreng.
- Siram air jeruk nipis, saus ikan, pasta asam jawa, dan minyak cabai di atasnya.
- Tambahkan cabai, daun ketumbar, daun mint, dan daun bawang.
- Aduk semuanya bersama dengan tangan (teknik ini memberi nama hidangan ini 'salad sekepalan tangan'). Aksi mengaduk-meremas melepaskan minyak dari gorengan dan menyatukan saus.
- Cicipi — harus terasa asam tajam, asin, pedas, dengan kerenyahan di setiap gigitan. Sesuaikan jeruk nipis atau saus ikan.
- Sajikan segera pada suhu ruang. Lethok sone dimaksudkan untuk dimakan dalam jam yang sama; bihun dan tauge layu seiring waktu.
Catatan budaya
Lethok sone adalah salad jalanan Yangon — dijual dari kios sudut tempat penjual mengaduk semuanya dengan tangan dalam baskom aluminium raksasa di hadapan pelanggan. 'Sekepalan tangan' (lethok) merujuk pada teknik pengadukan dan cara hidangan disajikan — sekepalan per porsi, kadang dibungkus koran untuk dibawa pulang. Variasi modern memasukkan udang, ayam, atau sapi; versi vegetarian adalah klasiknya. Hidangan ini sepenuhnya Burma — kekayaan kacang arab dan kacang tanah, ketajaman jeruk nipis dan asam jawa, panasnya minyak cabai semua ciri khas Burma.