Taste·Asia

Chingri Malai Curry

চিংড়ি মালাই কারি (Chiṅṛi Mālāi Kāri)

Kari udang santan khas Bengal: udang besar direbus dalam kuah santan kental dengan kapulaga, kayu manis, dan daun salam India. Hidangan utama perjamuan pernikahan di Bangladesh dan Bengal Barat.

Persiapan20 menit
Memasak25 menit
Porsi4
Tingkat kesulitanSedang
bangladeshbengaliweddingprawnscelebration
Chingri Malai Curry

Cara membuat

  1. Marinasi udang dengan sendok teh kunyit pertama dan garam; diamkan 10 menit.
  2. Panaskan minyak mustard di wajan tebal hingga baru berasap. Goreng ringan udang 30 detik per sisi; angkat; akan selesai matang di kuah.
  3. Kecilkan api ke sedang. Masukkan kapulaga, kayu manis, cengkeh, dan daun salam India ke minyak yang sama; masak 30 detik.
  4. Tambahkan pasta bawang bombay; tumis 6 menit hingga keemasan. Tambahkan jahe dan bawang putih; tumis 60 detik.
  5. Masukkan cabai Kashmiri, ketumbar, dan jintan; aduk 60 detik. Tambahkan 100 ml air; masak 4 menit; ini langkah bhuna di mana rempah menyatu.
  6. Tuang santan bertahap sambil dikocok agar tidak pecah. Tambahkan cabai belah, gula, dan garam. Rebus 4 menit; kuah harus mengental sedikit. Geser udang kembali. Masak 4 menit lagi; jangan terlalu matangkan udang, akan jadi seperti karet. Aduk dengan ghee untuk akhiran mengkilap. Hiasi dengan daun ketumbar. Sajikan dengan nasi kukus.
Catatan budaya

Chingri malai curry adalah hidangan pernikahan Bengal; Bangladesh dan Bengal Barat sama-sama mengklaim sebagai andalan perjamuan pernikahan, meski hidangannya pada dasarnya identik di seberang perbatasan. 'Malai' merujuk pada krim santan, bukan malai India yang kaya (krim); malai Bengal artinya lapisan lemak kental santan. Karakter mild, sedikit manis, dan berbumbu kuat hidangan ini yang membuatnya cocok untuk perjamuan; terlalu agresif untuk makan harian, tetapi sempurna untuk perayaan. Udang utuh dengan kepala terpasang penting; kepala melepaskan tomalley-nya ke kuah saat dimasak.

Lainnya dari Bangladesh