Cara membuat
- Campurkan daging babi dengan pasta bawang bombay, jahe, bawang putih, kunyit, bubuk cabai, saus ikan, ngapi, asam jawa, minyak kacang, dan garam di panci tebal. Aduk hingga rata.
- Masak di atas api sedang-besar sambil diaduk selama 8 menit. Adonan akan melepaskan air dan mulai mengering.
- Tambahkan air; didihkan. Kecilkan api; tutup dan masak 60 menit, diaduk setiap 15 menit. Daging babi harus empuk; pasta bawang bombay harus larut ke dalam kuah.
- Buka tutupnya; besarkan api ke sedang. Masak 20 menit lagi tanpa tutup sambil diaduk. Air menguap dan kari menyusut. Saat menentukan kari Burma — 'minyak naik' (si pyan) — terjadi ketika minyak kacang terpisah dan naik bening dan merah di atasnya. Inilah penanda kari Burma yang dimasak dengan benar.
- Setelah minyak naik, kari sudah jadi. Kuah di bawahnya pekat berwarna merah tua; daging babinya mengilap.
- Taburi daun ketumbar. Sajikan dengan nasi putih. Wet tha hin tahan 5 hari di kulkas; rasanya semakin menyatu seiring waktu.
Catatan budaya
Wet tha hin adalah kari babi Burma — kari daging yang paling sering dimasak di rumah-rumah Burma. Teknik 'minyak naik' (si pyan) adalah metode masak khas Burma: kari dimasak hingga cukup banyak air menguap sehingga minyak terpisah dan naik bening di atasnya. Langkah ini sekaligus menandakan kematangan dan menciptakan tanda visual khas kari Burma — lapisan merah tua di atas kuah pekat. Rasio daging dan lemak babi cukup berlimpah; daging tanpa lemak menghasilkan kari yang hambar. Juru masak Burma menambahkan lapisan aroma (kunyit, bawang putih, ngapi) tetapi sedikit rempah keras.