Taste·Asia

Nga Baung Doke

ငါးပေါင်းတုပ် (Ngă Pauṅ Dôk)

Ikan kukus daun pisang Burma — ikan dengan irisan bawang bombay, jahe, kunyit, dan cabai, dibungkus daun pisang dan dikukus. Versi Burma dari teknik bungkus-dan-kukus universal Asia Tenggara.

Persiapan25 menit
Memasak25 menit
Porsi4
Tingkat kesulitanSedang
myanmarfishbanana leafsteamedeveryday
Nga Baung Doke

Cara membuat

  1. Campurkan ikan, bawang bombay, jahe, bawang putih, cabai, serai, kunyit, bubuk cabai, saus ikan, ngapi, minyak kacang, garam, daun bawang, dan daun ketumbar di mangkuk lebar. Aduk hingga rata.
  2. Layukan daun pisang di atas api hingga lentur. Potong menjadi kotak 25 cm.
  3. Letakkan satu lembar daun yang telah dilayukan dengan rata. Letakkan satu porsi murah hati (sekitar 250 g) campuran ikan-sayur di tengahnya.
  4. Lipat daun melingkupi isinya menjadi bungkusan: satukan dua sisi yang berseberangan, lalu dua sisi lainnya, ikat dengan tali dapur menjadi paket persegi panjang yang rapat. Ulangi untuk 4 bungkusan.
  5. Kukus bungkusan di kukusan di atas air mendidih kuat selama 20 menit — bungkusan menjadi berat dan harum.
  6. Buka ikatannya di meja makan; uap melepaskan aromanya. Sajikan panas dalam daunnya bersama nasi putih.
Catatan budaya

Nga baung doke adalah ikan kukus daun pisang Burma — sekeluarga dengan mok pa Kamboja, mok pa Laos, dan hor mok Thailand. Versi Burma membedakan dirinya dengan penggunaan ngapi (pasta ikan fermentasi) dan profil kunyit-dan-cabai yang lebih agresif. Hidangan ini adalah masakan rumah sehari-hari Burma, terutama di wilayah pesisir tempat ikan segar mudah didapat. Nga baung doke juga merupakan persembahan upacara Masa Puasa Buddha (Wa-twin) dan Hari Buddha (Buda-thar-de) di kuil-kuil, tempat hidangan ini dipersiapkan dalam jumlah besar untuk acara komunal.

Lainnya dari Myanmar