Cara membuat
- Sobek roti menjadi potongan kasar 4 cm. Ukurannya penting — terlalu kecil hidangan jadi lembek; terlalu besar tidak menyerap bumbu.
- Panaskan minyak di wajan besi cor lebar dengan api besar. Tambahkan daun kari; biarkan meletup-letup 10 detik.
- Tambahkan bawang bombay, bawang putih, jahe, dan cabai hijau; tumis 90 detik. Tambahkan wortel, kubis, dan bawang prei; aduk 2 menit — sayur harus melunak tetapi tetap renyah.
- Sisihkan ke satu sisi. Tuang telur kocok; biarkan mengeras 10 detik, lalu pecahkan dan orak-arik.
- Tambahkan dadu ayam matang (atau protein matang lainnya). Aduk untuk menyatukan. Tambahkan bubuk kari, saus cabai, kecap asin, dan garam. Aduk 60 detik.
- Tambahkan robekan roti. Sekarang teknik kottu: dengan dua spatula logam (atau pisau berat dan spatula), cincang dan aduk roti terus-menerus terhadap wajan logam selama 4 menit. Potongan akan menyusut saat digoreng, bumbu menyebar, dan mi sedikit gosong di beberapa bagian. Irama gemerincing inilah ciri khas kottu. Sajikan langsung dengan kari tambahan di samping.
Common questions
Can Kottu Roti be made ahead?
Kottu Roti is best made and eaten the same day, but the components can be prepped earlier — chop and measure the ingredients up to a day ahead, refrigerated separately. Final cooking takes about 15 minutes.
Is Kottu Roti spicy?
Kottu Roti as written is mild to mildly warming — the heat comes from aromatics rather than chili. Add fresh sliced chili or chili oil at the end if you'd like to push it spicier.
Is Kottu Roti vegetarian or gluten-free?
This recipe is suitable for most diets. If you have specific restrictions, the substitutions section in each ingredient note covers the most common swaps.
How hard is Kottu Roti to make at home?
Kottu Roti sits at intermediate difficulty — total time about 40 minutes. The ingredients are not unusual but the timing requires attention.
Can Kottu Roti be scaled up or down?
This recipe is written for 4 servings. To scale, multiply each ingredient proportionally; the cooking times stay the same up to about double the volume. Beyond that, expect to cook in batches because of pan size and heat distribution.
Catatan budaya
Kottu roti adalah makanan jalanan paling perkusif di Sri Lanka — dentingan ritmis dua pisau logam mencincang roti di atas wajan logam adalah soundtrack pasar malam Sri Lanka di Colombo, Galle, dan Kandy. Hidangan ini konon ditemukan tahun 1970-an di Batticaloa sebagai cara memanfaatkan roti sisa. Tiap variasi punya preferensi: kottu keju (modern), kottu telur (paling tradisional), kottu ayam (paling populer), dan kottu Hawaii legendaris (dengan nanas) untuk yang berani. Hidangan ini memang dimaksudkan dibuat berisik — kottu yang sunyi menandakan juru masaknya tidak betul-betul mencincang.