Cara membuat
- Campur garam ke tepung. Tambahkan air bertahap sambil aduk dengan sumpit hingga kasar. Tuang dan uleni sepuluh menit sampai halus dan elastis. Tutup dan istirahatkan minimal satu jam. Adonan harus istirahat untuk gluten rileks.
- Peras kol bergaram keras-keras dalam kain bersih setiap tetes air keluar. Campur dengan babi, jahe, daun bawang, Shaoxing, kecap, minyak wijen, merica putih dan gula.
- Aduk isi ke satu arah dengan sumpit selama dua menit, sambil bertahap menambahkan kaldu satu sendok makan sekaligus. Isi harus jadi pucat, mengilap dan menyatu. Teknik 'menarik air' inilah kunci pangsit yang juicy.
- Gulung adonan jadi tali panjang, potong jadi 8 g. Gilas tiap potongan jadi piringan tipis sekitar 8 cm, sedikit lebih tebal di tengah.
- Tempatkan satu sendok teh tumpuk isi di tengah pembungkus. Lipat setengah dan tekan tengah. Lipat satu sisi tiga kali ke arah tengah, lalu sisi lain tiga kali enam lipatan per pangsit, membentuk setengah bulan melengkung.
- Rebus pangsit dalam batch di panci besar air tanpa garam. Saat air mendidih kembali, tambahkan satu cangkir air dingin dan didihkan kembali. Ulangi sekali lagi total tiga kenaikan. Angkat dengan saringan. Sajikan dengan celupan cuka-jahe; rasio celupan adalah setengah sendok teh pangsit, perendaman penuh dalam celupan.
Catatan budaya
Jiaozi adalah hidangan Malam Tahun Baru di seluruh Tiongkok utara keluarga berkumpul untuk membungkus pangsit bersama di sore akhir malam Tahun Baru, makan tengah malam saat tahun berganti. Bentuknya menyerupai batangan emas Tionghoa kuno (yuan bao), jadi hidangan ini berbentuk keberuntungan. Beberapa keluarga menyembunyikan satu koin di salah satu pangsit; pemakan yang menemukannya beruntung sepanjang tahun. Direbus (shui jiao) adalah metode paling tradisional; digoreng wajan (guo tie) adalah adonan dan isi yang sama diperlakukan sebagai sarapan atau camilan.