Taste·Asia

Fan Tuan

飯糰 (Fàn Tuán)

Bola nasi sarapan Taiwan — nasi ketan dibungkus rapat sekitar abon babi, lobak asin, cakwe, telur kecap, dan kacang tanah tumbuk. Disantap sambil berdiri di toko bun pagi dengan susu kedelai panas.

Persiapan25 menit
Memasak30 menit
Porsi4
Tingkat kesulitanMudah
taiwanbreakfastrice ballmorning shopportable
Fan Tuan

Cara membuat

  1. Kukus beras ketan yang sudah direndam selama 25 menit — alasi kukusan dengan kain saringan dan tarik kainnya menutupi atas. Beras harus glossy, lengket, dan transparan.
  2. Tuang nasi ke mangkuk; taburi garam dan aduk perlahan. Tutup dengan kain lembap agar tetap hangat dan lentur.
  3. Letakkan plastik wrap 30 cm × 30 cm di meja. Sebar 1 cangkir nasi di tengah membentuk persegi panjang 15 cm × 8 cm, tebal sekitar 1 cm.
  4. Layerkan isian di sepanjang tengah persegi panjang nasi: 2 sendok makan abon babi, lobak asin iris, separuh telur kecap, satu potongan cakwe, kacang tanah tumbuk, dan bawang merah goreng.
  5. Pakai plastik wrap untuk membawa satu sisi panjang menutupi isian, lalu sisi lainnya, membungkus rapat. Putar kedua ujung plastik membentuk silinder yang erat. Tekan menjadi bentuk torpedo; nasi harus benar-benar membungkus isian.
  6. Ulangi untuk keempat fan tuan. Buka pembungkus sebelum disantap. Sajikan langsung, idealnya dengan susu kedelai panas (dou jiang) atau sup kedelai asin (xian dou jiang) di samping. Arsitektur sarapannya adalah bola-nasi-di-satu-tangan, susu-kedelai-di-tangan-lain.
Catatan budaya

Fan tuan adalah sarapan Taiwan — dijual dari toko bun pagi (zao can dian) yang beroperasi hanya dari pukul 5 pagi sampai 11 pagi. Yong He Soybean Milk dan toko serupa berkumpul di setiap lingkungan Taipei. Cakwe (you tiao) di dalamnya esensial; tanpanya, bola nasi hanyalah nasi dan acar. Hidangan ini berakar Hokkien-Tionghoa; variasi modern termasuk fan tuan manis dan gaya Jepang dibungkus rumput laut. Toko bun pagi dengan susu kedelai panas tidak terganggu oleh restoran modern.

Lainnya dari Taiwan