Cara membuat
- Kocok tepung beras, gula, baking powder, dan garam dalam mangkuk besar. Di mangkuk terpisah, kocok kedua jenis susu, telur, dan mentega leleh.
- Tuangkan basah ke kering, kocok hingga halus. Adonan harus sedikit lebih kental daripada adonan pancake. Diamkan 10 menit agar tepung beras menyerap cairan.
- Siapkan kukusan lebar dengan air mendidih kuat. Olesi cetakan puto kecil Filipina (atau cetakan muffin atau silikon) dengan minyak netral.
- Tuangkan adonan ke setiap cetakan sampai sekitar tiga perempat penuh. Letakkan satu dadu keju di atas masing-masing, tekan ringan ke permukaan tapi jangan ditenggelamkan.
- Kukus dengan api besar selama 12–15 menit — tusuk gigi harus keluar bersih. Puto harus mengembang menjadi bentuk kubah, sedikit pecah di atas, dan keju harus meleleh.
- Tunggu 5 menit sebelum dikeluarkan dari cetakan. Keluarkan setiap puto dengan membalik dan menepuk. Sajikan hangat atau pada suhu ruang; tahan 3 hari di suhu ruang dalam wadah tertutup. Pasangkan dengan tsokolate panas untuk sarapan atau dengan hidangan gurih seperti dinuguan atau pancit untuk makan siang.
Common questions
Can Puto Keju be made ahead?
Puto Keju is best made and eaten the same day, but the components can be prepped earlier — chop and measure the ingredients up to a day ahead, refrigerated separately. Final cooking takes about 15 minutes.
Is Puto Keju spicy?
Puto Keju as written is mild to mildly warming — the heat comes from aromatics rather than chili. Add fresh sliced chili or chili oil at the end if you'd like to push it spicier.
Is Puto Keju vegetarian or gluten-free?
This recipe is suitable for most diets. If you have specific restrictions, the substitutions section in each ingredient note covers the most common swaps.
How hard is Puto Keju to make at home?
Puto Keju is approachable for a home cook with basic stove skills — total time about 30 minutes, no special technique required.
Can Puto Keju be scaled up or down?
This recipe is written for 8 servings. To scale, multiply each ingredient proportionally; the cooking times stay the same up to about double the volume. Beyond that, expect to cook in batches because of pan size and heat distribution.
Catatan budaya
Puto ada di seantero Asia Tenggara — puto Filipina yang paling mendekati kubah putih kukus polos. Kebiasaan Filipina memasangkan puto dengan hidangan gurih (terutama dinuguan, semur darah babi) bersifat unik; kontras manis-asin keju kecil terhadap semur kaya inilah arsitekturnya. Penjual modern menjual puto dalam warna pastel dan rasa beragam (ube, pandan), tetapi yang putih-dengan-keju adalah versi asli. Puto-pao adalah istilah para penjual asongan dengan keranjang di kepala yang menjajakan kue dari pagi hingga sore.