Cara membuat
- Tiriskan beras yang sudah direndam. Remukkan kasar separuh butirannya dengan rolling pin atau ulekan; butiran pecah melepaskan lebih banyak pati dan menghasilkan kheer yang lebih creamy.
- Didihkan susu dengan api kecil di panci tebal. Masukkan beras. Masak dengan api paling kecil 45 menit, aduk tiap 5 menit agar tidak menempel. Beras harus pecah sempurna; susu menyusut sepertiga dan jadi gading pucat.
- Tambahkan gula dan garam. Masak 15 menit lagi; kheer akan makin kental.
- Aduk dengan kapulaga, susu safron, separuh almond, separuh pistasi, kismis, dan (jika dipakai) khoya.
- Masak 5 menit lagi. Kheer harus melapisi punggung sendok dalam lapisan tebal yang creamy.
- Aduk dengan air mawar. Tuang ke mangkuk kecil atau nampan lebar. Hiasi dengan sisa almond dan pistasi. Sajikan hangat atau dingin; rumah tangga Pakistan menyajikan keduanya. Kheer akan makin kental saat dingin; encerkan dengan sedikit susu jika perlu.
Common questions
Can Kheer be made ahead?
Kheer is best made and eaten the same day, but the components can be prepped earlier — chop and measure the ingredients up to a day ahead, refrigerated separately. Final cooking takes about 75 minutes.
Is Kheer spicy?
Kheer as written is mild to mildly warming — the heat comes from aromatics rather than chili. Add fresh sliced chili or chili oil at the end if you'd like to push it spicier.
Is Kheer vegetarian or gluten-free?
Kheer is suitable for vegetarian (and vegan if dairy is omitted) diets.
How hard is Kheer to make at home?
Kheer is approachable for a home cook with basic stove skills — total time about 80 minutes, no special technique required.
Can Kheer be scaled up or down?
This recipe is written for 6 servings. To scale, multiply each ingredient proportionally; the cooking times stay the same up to about double the volume. Beyond that, expect to cook in batches because of pan size and heat distribution.
Catatan budaya
Kheer di Pakistan paling lekat dengan perayaan Idul Fitri; tiap rumah tangga Pakistan membuat sepanci besar untuk makan siang Idul Fitri, dan hidangan ini dibagikan ke kerabat. Asal Persia-Mughal terjaga dalam akhiran air mawar, safron, dan kapulaga; konsep bubur nasi-susu lebih tua, kembali ke Mesopotamia kuno. Hidangan ini punya puluhan variasi regional Pakistan: kheer beras, kheer bihun (sevaiyan), kheer apel, kheer chenna (dengan paneer). Perebusan pelan adalah inti; jalan pintas apa pun menghasilkan hidangan yang lebih encer dan kurang pekat.