Cara membuat
- Kocok semua tepung, baking powder, garam, dan kunyit. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil dikocok hingga adonan halus — seperti krim. Masukkan minyak. Diamkan 30 menit.
- Panaskan cetakan mont lin ma yar Burma (besi cor dengan cekungan setengah bola) di atas api sedang. Olesi setiap cekungan dengan minyak.
- Tuang adonan ke setiap cekungan hingga terisi sekitar 80%. Tutup dengan tutup cetakan dan masak 90 detik — bagian bawah harus mengeras dengan suara desis lembut.
- Pecahkan telur puyuh ke setengah cekungan (jangan khawatir — kubah di atasnya akan membentuk bentuk tertutup). Taburkan daun bawang cincang, kacang arab lumat, dan kacang kuning goreng ke seluruh cekungan.
- Tutup dan masak 3 menit lagi; bagian bawah harus keemasan tua, atasnya mengeras.
- Angkat setiap setengah bola dan sandwichkan secara berpasangan — bawah ke bawah, dengan lapisan telur dan isian di tengah — membentuk bola utuh ('suami dan istri bersatu'). Sajikan panas.
Catatan budaya
Mont lin ma yar — 'kue suami istri' — adalah jajanan jalanan pagi Yangon, sepupu Burma dari khanom krok Thailand. Nama romantis berasal dari penggabungan dua bagian menjadi satu utuh; hidangan ini diasosiasikan dengan gerobak sarapan di lingkungan tua Yangon. Isian gurih (telur puyuh, kacang arab, daun bawang) membedakan versi Burma dari khanom krok Thailand yang manis. Para penjual mengipas-ngipas arang sebelum fajar; hidangan ini terjual habis pada pukul 7 pagi untuk pekerja kantor yang berangkat shift pagi.