Cara membuat
- Rebus tulang kambing di air mendidih selama 5 menit. Tiriskan dan bilas — ini menghasilkan sup yang bening.
- Campurkan kambing, air, bawang bombay belah dua, bawang putih, jahe, daun salam, merica butiran, dan garam di panci kaldu. Didihkan dengan api kecil; buang busa dengan hati-hati selama 15 menit pertama.
- Tutup sebagian dan rebus dengan api kecil 90 menit. Daging kambing harus empuk; kaldu harus berwarna kuning kecokelatan pekat dan gurih.
- Angkat daging kambing; buang tulang dan suwir-suwir. Kembalikan daging suwir ke panci.
- Tambahkan barli mutiara dan potongan wortel. Rebus dengan api kecil 35 menit — barli harus empuk dan wortel lunak.
- Sesuaikan bumbu. Matikan api, taburkan dill. Sajikan dalam mangkuk dalam dengan roti gandum tebal di sampingnya. Sup tahan 5 hari di kulkas.
Common questions
Can Sup Daging Kambing Mongolia be made ahead?
Sup Daging Kambing Mongolia is best made and eaten the same day, but the components can be prepped earlier — chop and measure the ingredients up to a day ahead, refrigerated separately. Final cooking takes about 150 minutes.
Is Sup Daging Kambing Mongolia spicy?
Sup Daging Kambing Mongolia as written is mild to mildly warming — the heat comes from aromatics rather than chili. Add fresh sliced chili or chili oil at the end if you'd like to push it spicier.
Is Sup Daging Kambing Mongolia vegetarian or gluten-free?
This recipe is suitable for most diets. If you have specific restrictions, the substitutions section in each ingredient note covers the most common swaps.
How hard is Sup Daging Kambing Mongolia to make at home?
Sup Daging Kambing Mongolia is approachable for a home cook with basic stove skills — total time about 165 minutes, no special technique required.
Can Sup Daging Kambing Mongolia be scaled up or down?
This recipe is written for 4 servings. To scale, multiply each ingredient proportionally; the cooking times stay the same up to about double the volume. Beyond that, expect to cook in batches because of pan size and heat distribution.
Catatan budaya
Sup kambing Mongolia adalah hidangan musim dingin universal — menghangatkan, mengenyangkan, dan dibuat dari potongan yang sering dibuang masakan lain. Sup ini menggunakan seluruh hewan: tulang, leher, bahu, bahkan kuku dan kepala dalam beberapa olahan tradisional. Preferensi Mongolia terhadap daging kambing dibanding daging lain mencerminkan tradisi pastoral nomaden; domba adalah ternak yang paling banyak dipelihara, dan dagingnya menjadi makanan pokok dapur. Barli mutiara adalah fusi Rusia-Mongolia — barli tiba di Mongolia melalui masakan era Soviet dan menetap.