Cara membuat
- Buat adonan: campurkan tepung dan garam. Tambahkan air hangat sedikit demi sedikit, uleni 8 menit menjadi adonan yang halus dan kokoh. Tutup dan istirahatkan 30 menit.
- Buat isian: campurkan cincangan daging kambing, bawang bombay, bawang putih, lemak dadu, garam, merica, dan jintan saru. Tambahkan air dingin sedikit demi sedikit, aduk satu arah dengan sumpit selama 90 detik — teknik tarik air ini menghasilkan buuz yang berkuah.
- Gulung adonan menjadi tali panjang. Potong 24 bagian. Pipihkan setiap bagian menjadi cakram tipis berdiameter 8 cm, sedikit lebih tebal di tengah.
- Letakkan satu sendok makan penuh isian di tengah. Lipat bagian tepi mengelilingi isian: 8–14 lipatan kecil bertemu di atas, dengan lubang kecil di tengah — ciri khas lubang buuz Mongolia.
- Letakkan buuz di keranjang kukus beralas kertas roti, beri jarak. Kukus di atas air mendidih kuat selama 18 menit — kulit harus padat dan dagingnya matang sempurna.
- Angkat ke piring. Makan segera dengan tangan — ambil satu buuz, gigit sisinya untuk menyeruput kaldu kambing panas, lalu makan sisanya. Pasangkan dengan suutei tsai (teh susu Mongolia).
Catatan budaya
Buuz adalah hidangan Tsagaan Sar — Tahun Baru Imlek Mongolia — saat keluarga membuat ratusan buuz sebelumnya dan membekukannya untuk minggu liburan. Setiap rumah tangga Mongolia memiliki teknik lipatan favoritnya; ada yang melipat 14 kali, ada yang menjepit tertutup. Lubang kecil di atas berfungsi: memungkinkan uap keluar dan kaldu mengendap di dalam. Buuz dimakan dengan tangan, tidak pernah dengan sumpit. Menyajikan tumpukan buuz kepada tamu adalah inti dari keramahtamahan Tsagaan Sar.