Cara membuat
- Potong daging kuda yang masih ada tulang iganya menjadi potongan panjang. Gosok merata dengan garam, lada, jintan, ketumbar, jintan saru, dan bawang putih cincang.
- Isi selongsong: pasangkan selongsong usus kuda pada corong lebar. Masukkan potongan daging berbumbu beserta lemaknya. Ikat menjadi sosis sepanjang 30cm-40cm.
- Tusuk-tusuk selongsong dengan jarum di beberapa titik agar udara bisa keluar selama proses pengawetan.
- Gantung kazy di tempat yang sejuk, kering, dan berventilasi baik selama 14–21 hari. Tradisi Kazakh adalah menggantungnya di yurt keluarga atau di bawah atap teduh; pengawetan rumahan modern membutuhkan kulkas dengan sirkulasi udara yang baik. Sosis akan menggelap, mengeras, dan mengembangkan aroma daging yang dalam.
- Untuk menyajikan: rebus kazy yang sudah diawetkan dalam panci air bergaram dengan api kecil selama 60 menit — daging menjadi empuk dan selongsong melunak. Dinginkan sebentar.
- Iris kazy melintang menjadi bulatan setebal 1cm, memperlihatkan penampang berlapis daging dan lemak. Sajikan di perjamuan, di atas beshbarmak, atau sebagai piring pembuka dengan roti dan keju.
Catatan budaya
Kazy adalah tradisi charcuterie daging kuda Kazakh — pusat dari identitas pastoral nomaden Kazakh. Daging kuda adalah daging yang paling dihargai oleh orang Kazakh; kuda diternakkan untuk pekerja sekaligus untuk pangan. Kazy adalah makanan perayaan: pernikahan, pemotongan musim gugur (sogym), dan penyambutan tamu penting. Teknik pengawetan-dan-perebusan menjaga daging bertahan sepanjang musim dingin dan menghasilkan rasa yang sangat pekat dan unik. Komunitas diaspora Kazakh modern mempertahankan tradisi ini; kazy komersial dijual di tukang daging Kazakh di pasar Almaty.