Taste·Asia

Aushak

آشک (Āśak)

Pangsit daun bawang Afghanistan — kulit gandum berisi tumis daun bawang, direbus dan diberi taburan saus yoghurt-bawang putih, saus daging kambing-tomat, dan daun mint kering. Pangsit Afghanistan yang cenderung vegetarian.

Persiapan1h 15menit
Memasak30 menit
Porsi6
Tingkat kesulitanSulit
afghanistanleekdumplingvegetarian adaptablecelebration
Aushak

Cara membuat

  1. Buat adonan: campurkan tepung, garam, dan air hangat. Uleni 8 menit. Istirahatkan 30 menit.
  2. Buat isian: panaskan minyak di wajan lebar. Masak daun bawang besar dan daun bawang selama 8 menit — harus lunak tetapi tidak kecokelatan. Dinginkan. Aduk masuk dill kering, garam, dan merica.
  3. Buat saus daging: masak bawang bombay kecil 5 menit. Tambahkan cincangan daging kambing; masak 6 menit. Tambahkan passata tomat, jintan, cabai Kashmir, dan garam. Rebus dengan api kecil 12 menit — saus harus mengental.
  4. Kocok yoghurt dengan bawang putih dan garam. Dinginkan di kulkas.
  5. Pipihkan adonan menjadi lingkaran 8 cm. Letakkan 1 sendok makan isian daun bawang di tengah. Lipat menjadi setengah lingkaran; tekan tepinya kuat-kuat. Ulangi untuk semua 30 pangsit.
  6. Rebus pangsit di air bergaram selama 8 menit — mengapung saat sudah matang. Tiriskan. Tumpuk di mangkuk lebar. Sendokkan saus yoghurt di atasnya dengan murah hati, lalu siram dengan saus daging. Taburi daun mint kering di atasnya. Sajikan segera; makan dengan tangan atau garpu.
Catatan budaya

Aushak adalah pangsit daun bawang Afghan-Persia — hidangan ini berasal dari warisan Persia, dengan versi Tajik dan Uzbek yang serupa. Isian daun bawang-dan-dill adalah ciri khas Afghanistan, membedakan aushak dari mantu (yang menggunakan daging). Hidangan ini sering kali vegetarian (menghilangkan saus daging) untuk ketaatan agama Afghanistan dan acara makan keluarga. Konfigurasi taburan yoghurt-lentil-mint dibagi dengan mantu, memberikan ciri visual pemersatu untuk tradisi pangsit Afghanistan.

Lainnya dari Afganistan