Cara membuat
- Keringkan dadu tahu sepenuhnya dengan tisu — tahu basah meletup keras di minyak panas.
- Buat saus cocolan: kocok kecap asin, cuka Chinkiang, gula, bawang putih cincang, cabai, dan saus cabai dalam mangkuk kecil. Sisihkan.
- Panaskan minyak dalam panci dalam tebal hingga 180°C. Turunkan dadu tahu secara batch 6 buah — jangan berdesakan; suhu harus tetap tinggi.
- Goreng selama 4–5 menit, dibalik perlahan, hingga dadu berubah keemasan tua dan permukaannya renyah seperti kulit. Dapur akan dipenuhi aroma keju-fermentasi yang khas yang memberi nama hidangan ini.
- Angkat ke rak untuk meniriskan dan diamkan 60 detik — dadu akan terus merenyah dari panas sisa.
- Tumpuk di piring. Tutup setiap dadu dengan tumpukan kecil kubis asam. Siram saus cocolan secara murah hati. Taburi daun bawang. Santap langsung selagi kontras eksterior renyah-goreng dan interior creamy berada di puncaknya.
Catatan budaya
Tahu bau adalah aroma pasar malam Taiwan — penjual mengipasi panci besar minyak saat senja, dan aroma fermentasi-keju yang khas bertiup di jalanan. Fermentasi tradisional memakai air rendaman dari susu, sayur fermentasi, dan udang kering, di mana dadu tahu segar difermentasi selama beberapa hari. Setiap wilayah Taiwan punya chou dou fu favorit — Shenkeng (dekat Taipei) adalah pusat spesialisasi terkenal. Pemakan pertama kali sering merasa baunya tak tertahankan; warga lokal merasa itu mengingatkan kunjungan pasar malam masa kecil.