Taste·Asia

Shola-e-Zard

شله زرد (Shola-e Zard)

Puding nasi saffron Afghanistan — beras dimasak perlahan dalam sirup dengan saffron, kapulaga, dan air mawar menjadi puding keemasan kental, ditaburi dengan pistachio dan almond. Pencuci mulut perayaan Idulfitri.

Persiapan10 menit
Memasak1h
Porsi6
Tingkat kesulitanMudah
afghanistaneidsaffronrice puddingcelebration
Shola-e-Zard

Cara membuat

  1. Didihkan air di panci tebal. Tambahkan beras yang telah dibilas. Masak 25 menit di atas api sedang — beras harus benar-benar pecah dan menjadi sangat lunak, hampir seperti bubur.
  2. Tambahkan gula dan aduk untuk larut. Masak 8 menit lagi — adonan akan mengental sedikit.
  3. Tambahkan saffron-air dan kapulaga. Aduk hingga rata; warna harus berubah keemasan-kuning pekat.
  4. Masak 12 menit lagi di atas api kecil sambil sering diaduk — shola harus mencapai konsistensi puding kental. Tambahkan minyak; aduk untuk menyatu.
  5. Matikan api, aduk masuk air mawar. Tuang ke piring lebar atau mangkuk individu.
  6. Hias dengan mewah: pistachio dan almond iris dalam pola di permukaan; taburan kelopak mawar bubuk. Dinginkan ke suhu ruang, lalu dinginkan di kulkas minimal 2 jam. Shola-e-zard mengeras lebih kokoh saat mendingin. Sajikan pada suhu ruang; bisa dimakan hangat di musim dingin.
Catatan budaya

Shola-e-zard — 'shola kuning' — adalah pencuci mulut perayaan Islam Afghan-Persia, dibuat untuk Idulfitri, pernikahan, dan persembahan kuil Imamzadeh. Warna kuning saffron pekat adalah ciri penanda hidangan; warnanya simbolis dan dosis saffronnya berlimpah (saffron menjadi rempah termahal di dunia). Hidangan ini dibagi di seluruh Iran, Afghanistan, dan Tajikistan dengan variasi regional. Versi Afghanistan menggunakan lebih banyak air mawar daripada Iran; versi Tajik kadang menambahkan kismis.

Lainnya dari Afganistan