Cara membuat
- Cuci daun ubi jalar sampai bersih. Petik daun dari batang berkayu; batang muda boleh ikut. Buang daun kuning atau lembek. Keringkan sepenuhnya — daun basah akan terkukus di wajan ketimbang digoreng.
- Panaskan minyak di wajan dengan api setinggi mungkin. Tambahkan bawang putih; aduk 5 detik — dapur harus dipenuhi aroma bawang putih hampir seketika. Jangan biarkan bawang putih kecokelatan.
- Masukkan daun ubi jalar sekaligus. Aduk kuat dengan sumpit (bukan spatula) selama 90 detik. Daun harus cepat layu dan menyusut drastis.
- Tambahkan kecap asin, gula, garam, dan lada putih. Siram 30 ml air; ini menciptakan ledakan uap cepat yang memastikan daun matang merata tanpa gosong.
- Aduk 30 detik lagi. Daun harus layu tetapi tetap hijau cerah; wajan harus baru saja basah, bukan bersaus.
- Matikan api, siram minyak wijen dan aduk sekali. Sajikan langsung; daun ubi jalar makin layu bila dibiarkan. Sajikan sebagai bagian dari santapan keluarga Taiwan dengan nasi dan hidangan lain.
Catatan budaya
Daun ubi jalar adalah sayuran hijau harian Taiwan — ironis mengingat Taiwan dulu dijuluki 'ubi jalar' karena bentuknya di peta. Daunnya tumbuh subur dan menghasilkan jauh lebih banyak daripada umbinya di iklim yang sesuai. Teknik tumisnya universal: api besar, bawang putih, kecap, gula — hampir semua sayuran hijau muda Asia bisa dimasak begini. Rasa yang sedikit manis dan tekstur yang lembut membedakannya dari bayam. Hidangan ini muncul di hampir setiap makan malam rumah tangga Taiwan.