Cara membuat
- Pecahkan wood apple dengan palu atau benturkan ke permukaan keras — cangkangnya sangat keras. Daging di dalamnya cokelat, lengket, berserat, dengan aroma keju fermentasi yang kuat yang awalnya tampak menyengat tapi menjadi memabukkan dengan keakraban.
- Sendokkan dagingnya dengan sendok, ambil semua biji dan seratnya. Buang cangkangnya.
- Letakkan daging dalam blender dengan 500 ml air dingin dan gula aren. Blender selama 60 detik hingga merata. Campuran akan kental, cokelat, dan berdaging.
- Saring lewat ayakan halus ke teko, tekan daging dengan sendok kuat-kuat untuk mengekstrak setiap tetes. Buang biji dan seratnya.
- Aduk masuk sisa 500 ml air dingin, air jeruk nipis, garam, dan sari jahe bila pakai. Cicipi — harus terasa asam tajam dahulu, lalu manis, dengan garam mengangkat dan jahe menajamkan.
- Masukkan kulkas minimal 30 menit. Tuang ke gelas tinggi dengan es. Jus wood apple punya karakter funky-asam-manis khas yang butuh waktu untuk dihargai; peminum pertama kali sering tidak suka, peminum kedua kali memburunya.
Catatan budaya
Wood apple (divul) adalah salah satu buah asli Sri Lanka yang paling khas — buah tropis bercangkang keras dengan daging cokelat beraroma intens. Jusnya dianggap dalam Ayurveda sebagai mendinginkan tubuh dan baik untuk pencernaan; orang Sri Lanka meminumnya terutama di musim kering yang panas. Buah ini juga dibuat selai dan dipakai dalam masakan tradisional. Wood apple punya ekspor komersial minimal — kebanyakan komunitas diaspora Sri Lanka hanya mendapatkannya saat pulang. Hidangan ini memecah belah: yang tumbuh dengannya menyukainya; peminum pertama kali sering perlu dibujuk.