Cara membuat
- Gabungkan ketan hangat dengan pasta kari, kelapa parut, telur kocok, dan garam. Aduk seksama dengan tangan hingga warnanya rata.
- Bentuk jadi 8 bola kecil (sekitar 60 g per bola). Dinginkan 20 menit di kulkas agar mengeras.
- Panaskan minyak ke 175°C. Goreng bola nasi bertahap selama 4 menit sambil dibalik hingga keemasan tua dan renyah. Angkat ke rak agar tiris. Dinginkan sedikit.
- Remas bola nasi goreng kasar dengan tangan atau garpu ke mangkuk lebar; tekstur harus tidak rata, dengan beberapa potongan utuh dan beberapa remah lebih kecil.
- Tambahkan naem dadu, kacang tanah, bawang merah, dan cabai. Tuang air jeruk nipis dan saus ikan. Aduk seksama.
- Tepat sebelum disajikan, lipat daun bawang, daun mint, dan daun ketumbar. Sajikan suhu ruang dengan daun kubis mentah untuk membungkus. Tiap orang ambil porsi di daun kubis dan makan dengan tangan.
Common questions
Can Naem Khao Tod be made ahead?
Naem Khao Tod is best made and eaten the same day, but the components can be prepped earlier — chop and measure the ingredients up to a day ahead, refrigerated separately. Final cooking takes about 25 minutes.
Is Naem Khao Tod spicy?
Naem Khao Tod as written is mild to mildly warming — the heat comes from aromatics rather than chili. Add fresh sliced chili or chili oil at the end if you'd like to push it spicier.
Is Naem Khao Tod vegetarian or gluten-free?
This recipe is suitable for most diets. If you have specific restrictions, the substitutions section in each ingredient note covers the most common swaps.
How hard is Naem Khao Tod to make at home?
Naem Khao Tod sits at intermediate difficulty — total time about 55 minutes. The ingredients are not unusual but the timing requires attention.
Can Naem Khao Tod be scaled up or down?
This recipe is written for 4 servings. To scale, multiply each ingredient proportionally; the cooking times stay the same up to about double the volume. Beyond that, expect to cook in batches because of pan size and heat distribution.
Catatan budaya
Naem khao tod adalah camilan pasar kuil dan jalanan Laos, pemakaian cerdas dari sisa ketan yang diubah jadi salad herbal, gurih, dan renyah. Hidangan ini berasal dari kawasan perbatasan Laos-Vietnam (juga ada di Vietnam utara sebagai nem nuong) tetapi versi Laos dengan sosis fermentasi naem khas. Hidangan ini komunal: bola nasi digoreng lebih dulu dan salad disusun di menit terakhir, jadi nasi tetap renyah. Restoran di Vientiane dan Luang Prabang menyajikannya sebagai pembuka; pedagang jalanan di festival Boun menjualnya dari wok raksasa.