Taste·Asia

Telur Besi

鐵蛋 (Tiě Dàn)

Telur rebus gaya Tamsui — telur puyuh atau ayam direbus berulang-ulang dalam kaldu kecap-rempah, lalu diangin-anginkan, sampai menyusut menjadi telur 'besi' gelap, kenyal, sangat beraroma. Camilan jalan kaki di pelabuhan Tamsui.

Persiapan10 menit
Memasak12h
Porsi8
Tingkat kesulitanMudah
taiwantamsuistewedlong processsnack
Telur Besi

Cara membuat

  1. Gabungkan semua bahan kecuali telur dalam panci tebal. Didihkan dengan api kecil dan masak 20 menit; kaldu harus berubah cokelat mahoni tua.
  2. Tambahkan telur rebus matang yang sudah dikupas; kaldu harus benar-benar menutupinya. Rebus dengan api paling kecil 60 menit.
  3. Matikan api, biarkan telur dalam kaldu sambil mendingin. Masukkan kulkas semalaman dalam kaldu.
  4. Hari 2: didihkan kembali telur dan kaldu dengan api kecil. Masak 60 menit. Dinginkan, masukkan kulkas semalaman.
  5. Hari 3 dan seterusnya: ulangi siklus — rebus 60 menit, dinginkan, masukkan kulkas. Telur akan menyusut, menggelap, dan mengembangkan tekstur kenyal padat. Versi yang paling otentik mengulang siklus ini selama 5–7 hari.
  6. Saat siap disajikan, angkat telur dan biarkan diangin-anginkan di rak selama 30 menit hingga permukaannya terasa sedikit seperti kulit. Santap pada suhu ruang, masukkan utuh telur puyuh ke mulut atau iris telur ayam jadi dua. Telur besi tahan 2 minggu di kulkas; semakin lama mereka diam, semakin kenyal.
Catatan budaya

Telur besi diciptakan di Tamsui era 1950-an — kota pelabuhan kecil di barat laut Taipei — saat pemilik toko mi terus merebus ulang telur rebus sisa setiap pagi, dan mengamati telur secara bertahap berubah dari lembut menjadi kenyal-padat. Hidangan ini menjadi camilan ciri khas Tamsui, dijual dari kios pinggir laut. Siklus rebus-dan-angin-anginkan berulang menghasilkan telur dengan tekstur ekstrem — kenyal, hampir karet, dengan rasa yang sangat terkonsentrasi. Disantap sebagai camilan bir dan sebagai oleh-oleh sore jalan-jalan di sekitar pelabuhan.

Lainnya dari Taiwan