Cara membuat
- Kocok saus tomat, saus cabai, kicap manis, dan kecap asin di mangkuk kecil — itulah sausnya. Letakkan di dekat wajan agar mudah dijangkau.
- Panaskan minyak dalam wajan dengan api paling besar. Tumis bawang putih, bawang merah, dan cabai selama 20 detik. Masukkan udang; masak 30 detik hingga merah. Tambahkan fishcake dan tahu goreng; aduk 30 detik.
- Sisihkan semua isi ke satu sisi wajan. Pecahkan telur ke sisi yang kosong. Biarkan mengeras 5 detik, lalu pecahkan dan orak-arik kasar.
- Masukkan kentang rebus dan tomat. Aduk 30 detik — tomat akan mengeluarkan sedikit air.
- Masukkan mi. Tuangkan campuran saus melingkari pinggir wajan agar terkaramelisasi terkena logam panas. Aduk kuat dengan sumpit selama 60 detik — setiap helai mi seharusnya berubah jadi merah-kecokelatan pekat.
- Tambahkan tauge dan kucai. Aduk 20 detik — keduanya tetap renyah. Hidangkan langsung. Sajikan dengan potongan jeruk kasturi; perasan jeruk kasturi adalah sentuhan khas mamak.
Catatan budaya
Mi goreng mamak adalah hidangan andalan kedai mamak (India-Muslim) — warung beratap terbuka, lampu neon, buka semalaman, dan biasanya disantap di bawah TV yang menayangkan pertandingan sepak bola. Hidangan ini menyatukan India (mamak), Tionghoa (mi telur kuning, teknik wajan), dan Melayu (kicap manis, sambal) menjadi sesuatu yang sangat khas Malaysia. Setiap kedai mamak punya resep yang sedikit berbeda, dengan rasio cabai-tomat sebagai sidik jari pribadi pemiliknya. Jeruk kasturi adalah pendamping wajib; tanpa perasannya, hidangan terasa sedikit datar.